Sabtu, 24 Oktober 2026 Indeks RSS Login Redaksi
Indeks Berita
TERKINI:
Meuseuraya Festival 2026 Digelar, Pj. Sekda Aceh Hadiri Pembukaan Wagub Aceh Dek Fadh Dampingi Kapolri RI di Pidie, Apresiasi Pengungkapan Lab Sabu Ilegal dan Bantuan Huntap Aceh Hijau Bersama YDSF Lanjutkan Pendampingan Psikososial Santri Dayah As Syafiiyah Aktivis 98 Zukhri Adan: Dugaan Pabrik Sabu di Pidie Harus Diusut Tuntas Tanpa Drama! Wagub Dek Fadh Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Dorong Perluasan Akses Keuangan di Aceh Mukarramah Fadhlullah Salurkan Bantuan Ikan untuk Santri di Kabupaten Pidie Geger Pidie! Ruko Diduga Jadi Pabrik Sabu, Polisi Bersenjata Lengkap Berjaga Pj Sekda dan Seluruh Kepala SKPA Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas KPK Mukarramah Fadhlullah Kunjungi Sentra Pengolahan Kolang-Kaling di Tangse Dek Fadh Bersama Wakil Ketua KPK Serahkan Penghargaan Desa Antikorupsi kepada 15 Gampong di Aceh
Daerah

Meuseuraya Festival 2026 Digelar, Pj. Sekda Aceh Hadiri Pembukaan

Meuseuraya Festival 2026 Digelar, Pj. Sekda Aceh Hadiri Pembukaan

FOKUSSOROT.COM | BANDA ACEH — Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, menghadiri pembukaan Meuseuraya Festival 2026, Jumat (23/10/2026) di Balai Meuseuraya Aceh, Banda Aceh. Taufik hadir mewakili pimpinan Pemerintah Aceh dalam kegiatan yang turut melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perajin, serta komunitas kreatif tersebut.


Meuseuraya Festival 2026 menjadi salah satu wadah untuk mendorong pengembangan UMKM, memperkuat ekonomi masyarakat, sekaligus melestarikan budaya Aceh.


Dalam sambutan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah yang disampaikan pada acara tersebut, Pemerintah Aceh menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Provinsi Aceh dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan festival tersebut.


Pemerintah Aceh berharap kegiatan ini dapat membuka peluang usaha, memperluas pemasaran produk lokal, serta mendorong kreativitas pelaku UMKM dan perajin agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.


"Kami memandang festival ini sebagai wadah yang sangat baik untuk memperkuat ekonomi masyarakat, mengembangkan kreativitas, dan melestarikan budaya Aceh," ujar Taufik. 


Festival tahun ini mengusung tema “Meukarya Wastra Indatu: Berkarya dan Melestarikan Warisan Budaya Aceh”, yang menekankan pentingnya menjaga warisan budaya agar tetap berkembang tanpa kehilangan nilai dan identitasnya.


Melalui kegiatan ini, Pemerintah Aceh juga berharap sinergi antara pemerintah, perbankan, pelaku usaha, dan komunitas kreatif terus diperkuat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Iklan

Baca Juga