Senin, 02 November 2026 Indeks RSS Login Redaksi
Indeks Berita
TERKINI:
Banjir Aceh Selatan Belum Surut, 756 Jiwa Terdampak dan 161 Warga Terpaksa Mengungsi Dukungan Australia Dorong Demokrasi yang Lebih Inklusif di Aceh Mukarramah Fadhlullah Dorong Penguatan Kader PKK dan Gotong Royong di Aceh Tenggara Mukarramah Fadhlullah Ajak Pokja Bunda PAUD Perkuat Layanan Pendidikan Anak Usia Dini Manajemen RSUDZA Tegaskan Persoalan CCTV Ditindaklanjuti, Pelayanan Tetap Profesional Mukarramah Fadhlullah Perkuat Gerakan Bunda PAUD di Gayo Lues Kak Na Berikan Motivasi dan Semangat kepada Anak Binaan di LPKA Lambaro Muaythai Aceh Menggila di Malaysia, Borong 4 Emas dan 2 Perak di Kejuaraan Internasional Pemulihan Lahan Pertanian Aceh Jadi Fokus Pembahasan Nektu dan Plt Kadistanbun Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA
Lingkungan

Banjir Aceh Selatan Belum Surut, 756 Jiwa Terdampak dan 161 Warga Terpaksa Mengungsi

Banjir Aceh Selatan Belum Surut, 756 Jiwa Terdampak dan 161 Warga Terpaksa Mengungsi
ilustrasi editorial fokussorot.com

FOKUSSOROT.COM | TAPAKTUAN – Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Selatan masih menyisakan persoalan serius bagi masyarakat. Memasuki hari kelima, sebanyak 756 jiwa dilaporkan terdampak, sementara 161 warga terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.


Banjir yang dipicu tingginya curah hujan tersebut menyebabkan genangan air bertahan di sejumlah permukiman. Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat terganggu dan meningkatkan risiko keselamatan warga, terutama kelompok rentan.


Berdasarkan laporan Posko Penanggulangan Darurat Bencana (PDB) Aceh Selatan, jumlah warga yang mengungsi tercatat sebanyak 43 kepala keluarga (KK). Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta unsur masyarakat terus melakukan pemantauan dan membantu warga yang membutuhkan evakuasi.


Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Penanganan banjir tidak hanya berkaitan dengan proses evakuasi, tetapi juga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak. Warga yang mengungsi membutuhkan dukungan berupa makanan, air bersih, layanan kesehatan, serta tempat tinggal sementara yang layak.


Di sisi lain, masyarakat yang masih bertahan di rumah masing-masing diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan naiknya ketinggian air.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan terus memperkuat koordinasi dalam penanganan bencana, termasuk memastikan bantuan menjangkau seluruh wilayah terdampak.


Respons Pemerintah Diuji

Banjir yang berlangsung selama beberapa hari menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan bencana harus menjadi bagian penting dari kebijakan pembangunan daerah. Selain penanganan darurat, pemerintah perlu memastikan langkah mitigasi berjalan secara berkelanjutan. Perbaikan sistem drainase, pengelolaan daerah aliran sungai, serta pemetaan kawasan rawan banjir menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko bencana.


Masyarakat juga membutuhkan kepastian bahwa penanganan banjir tidak berhenti setelah air surut. Pendataan kerusakan, pemulihan fasilitas umum, serta pemulihan aktivitas ekonomi warga harus menjadi perhatian berikutnya.

Hingga Senin (2/11/2026), penanganan banjir di Aceh Selatan masih berlangsung. Masyarakat diimbau mengikuti informasi resmi dari petugas dan segera melakukan evakuasi apabila kondisi lingkungan dinilai tidak aman.

Iklan

Berita Terkait

Baca Juga